Sukamara Optimalkan Program CSR Perusahaan Atasi Kemiskinan

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, mengoptimalkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang menjadi  kewajiban perusahaan (TJSLP) yang berusaha di daerah itu, untuk memberikan manfaat dalam ikut mengatasi masalah kemiskinan di wilayah setempat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukamara, Rendy Lesmana, mengatakan program kepedulian sosial dan lingkungan perusahaan kepada masyarakat sekitar harus mampu mendorong ekonomi yang sehat, tidak hanya pada catatan keuangan saja.

Dana TJSLP atau CSR perusahaan yang ada di Sukamara belum dikelola secara maksimal, karena dalam pelaksanaannya cenderung berjalan sendiri-sendiri, belum terkoordinasi. Karena itu, agar pelaksanaan TJSLP bisa lebih efektif dan tepat sasaran, perlu adanya koordinasi yang baik dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat.

“Harapannya, kemitraan Pemkab Sukamara dengan dunia usaha dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maju dan bermartabat agar ke depan para pimpinan dunia usaha merencanakan dan melaksanakan program-program TJSLP, baik di wilayah sekitar perusahaan maupun di luar perusahaan yang masih di wilayah Sukamara lebih terencana dan terprogram,” ucapnya di Sukamara, Selasa (9/11/2021).

Ia berharap, masing-masing perusahaan dapat melaporkan realisasi TJSLP secara berkala kepada Bupati Sukamara sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan untuk pembangunan.

Pemkab Sukamara juga terus mengembangkan wilayah pesisir dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, guna menekan kemiskinan.

“Contohnya, untuk wilayah pesisir seperti Kecamatan Pantai Lunci dan Jelai, kita galakkan program sektor perikanan, pertanian dan peternakan. Ini upaya pemerintah daerah mendorong peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Bupati Sukamara, Windu Subagio, belum lama ini.

Ia mengatakan, potensi ekonomi di wilayah pesisir cukup besar untuk dikembangkan. Untuk itulah, pemerintah daerah terus berupaya membantu warga mengembangkan usaha, baik dengan memberi bantuan maupun program pembinaan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.

Potensi ekonomi di wilayah pesisir tidak hanya perikanan, ada potensi lain seperti pertanian dan pariwisata. Pengembangan potensi ekonomi diharapkan akan berdampak signifikan terhadap kemajuan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di pesisir dan kawasan lainnya.

Upaya penanggulangan kemiskinan perlu dukungan semua pihak, dengan ditunjang program-program dinas dan instansi pemerintah. Kebersamaan tersebut menjadi cara yang harus ditempuh, agar upaya yang dilakukan bisa membawa hasil maksimal.

Windu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sukamara akan merumuskan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dengan menyesuaikan kondisi dan potensi wilayah masing-masing.

Selain pesisir, wilayah lain juga menjadi perhatian pemerintah, seperti Kecamatan Balai Riam dan Permata Kecubung untuk program perkebunan, pertanian dan lainnya serta Kecamatan Sukamara program usaha kecil masyarakat.

“Setiap wilayah di Kabupaten Sukamara memiliki potensi dan sumber daya yang berbeda, sehingga kita juga berupaya melaksanakan kegiatan sesuai karakteristik daerah tersebut dalam upaya menanggulangi kemiskinan ini,” ucap Windu.

Menurut Windu Subagio, hal yang diperlukan bagi upaya penanggulangan kemiskinan adalah fokus dalam pelaksanaan, mengingat kategori penduduk sudah jelas datanya serta alamatnya, sehingga program apa yang harus diterapkan agar betul-betul bermanfaat untuk mengurangi kemiskinan. (Ant)

Lihat juga...