Terbengkalai, Warga Perbaiki Jalur Evakuasi Kawasan Wisata Bunker Kaliadem

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Sebagai upaya mengantisipasi erupsi Gunung Merapi, warga masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, melakukan perbaikan jalur evakuasi di kawasan objek wisata Bunker Kaliadem yang hanya berjarak sekitar 4,7 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Perbaikan jalur evakuasi ini dilakukan mengingat potensi bencana di kawasan wisata ini sangat besar. Selain gunung merapi masih berada di status siaga, saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Bunker Kaliadem juga semakin meningkat seiring penurunan level PPKM di masa pandemi.

Sejumlah warga melakukan perbaikan jalur evakuasi di kawasan wisata Bunker Kaliadem Lereng Gunung Merapi, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Minggu (14/11/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Lurah/Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, mengatakan, perbaikan jalur evakuasi ini dilakukan di sekitar kawasan wisata sepanjang 750 meter.

Memanfaatkan anggaran dari dana masyarakat, perbaikan dilakukan dengan mengaspal sejumlah ruas jalan yang menghubungkan kawasan Bunker Kaliadem dengan titik kumpul terdekat.

“Sejak tahun 2009, sampai saat ini belum ada perbaikan jalur evakuasi sama sekali dari pemerintah kabupaten. Sehingga kita berinisiatif melakukan perbaikan sendiri. Apalagi di kawasan ini banyak sekali wisatawan, sehingga diharapkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana, warga maupun wisatawan dapat melakukan evakuasi dengan cepat,” katanya, Minggu (14/11/2021).

Pemilihan aspal untuk perbaikan jalur evakuasi sendiri dilakukan karena alasan biaya yang lebih murah jika dibandingkan dengan cor beton.

Lurah/Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, dijumpai Minggu (14/11/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain itu kawasan ini juga murni merupakan kawasan wisata, sehingga tidak dilalui oleh truk pengangkut pasir atau batu yang bermuatan berat. Hal inilah yang juga menjadi pertimbangan pemilihan aspal akan lebih awet.

“Jalur evakuasi yang kita perbaiki ini menghubungkan objek wisata Bunker Kaliadem dengan desa Umbulharjo di sisi barat serta Desa Kepuharjo di sisi selatan,” katanya.

Sementara itu salah seorang warga, Marni, penjual makanan dan oleh-oleh di kawasan wisata Bunker Kaliadem, mengaku menyambut positif perbaikan jalur evakuasi ini. Ia menilai perbaikan jalur evakuasi ini sangat penting bagi keselamatan warga yang bekerja di kawasan ini, termasuk juga bagi para wisatawan sendiri.

“Bagus. Sangat mendukung. Karena selama ini jalan sudah banyak yang rusak. Susah untuk dilewati. Apalagi jika musim hujan seperti sekarang ini. Dengan perbaikan ini diharapkan akses keluar masuk kendaraan bisa lebih lancar. Pengunjung yang ingin berwisata pun tentu juga akan mudah jika hendak datang ke sini,” katanya.

Lihat juga...