Vaksinasi Corona di Palangka Raya Capai 82 Persen

PALANGKA RAYA  – Vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah dilakukan pada 184.670 orang atau 82,6 persen dari 223.417 warga yang menjadi sasaran vaksinasi di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Vaksinasi COVID-19 dosis kedua sudah mencakup 142.134 orang atau 63,6 persen dari sasaran, kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin di Palangka Raya, Jumat.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya menunjukkan, target vaksinasi COVID-19 di Kota Palangka Raya terdiri atas 3.512 orang dalam kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan, 14.287 warga lanjut usia, 21.920 pelayan publik, 154.647 orang dalam kelompok masyarakat umum dan rentan, dan 29.051 remaja.

Pada kelompok sumber daya manusia bidang kesehatan, ada 5.260 orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama, 5.076 orang yang telah menyelesaikan vaksinasi dosis kedua, dan 3.740 orang yang sudah mendapat suntikan dosis ketiga vaksin.

Warga lanjut usia yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama tercatat 8.224 orang dan yang sudah dua kali mendapat suntikan vaksin sebanyak 7.020 orang.

Vaksinasi dosis pertama sudah mencakup 52.913 orang dalam kelompok pelayan publik dan vaksinasi dosis kedua telah dilakukan pada 47.086 pekerja sektor pelayanan publik.

Pada kelompok sasaran masyarakat umum dan rentan, ada 91.026 orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama dan 62.964 orang yang menjalani vaksinasi dosis kedua.

Remaja yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama tercatat 27.247 orang dan yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua sebanyak 19.988 orang.

Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah kota menggencarkan pelayanan vaksinasi untuk mempercepat penuntasan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

“Kami bersama berbagai pihak terkait juga terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 gelombang ketiga yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun baru nanti,” katanya.

Penularan COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah sudah mereda sehingga tingkat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di kota itu sudah diturunkan Level 2 hingga 22 November 2021.

Wali Kota mengatakan, pemerintah kota terus menjalankan upaya-upaya untuk menekan penularan COVID-19, termasuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan, melakukan pemeriksaan dan pelacakan kasus, memperbaiki penanganan kasus, dan melaksanakan vaksinasi.

Dia juga mengingatkan warga agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19. (Ant)

Lihat juga...