Wako Palangka Raya : Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 Capai 96,03 Persen

PALANGKA RAYA — Wali kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan tingkat kesembuhan pasien yang dinyatakan posiif COVID-19 di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu mencapai 96,03 persen.

“Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di kita tinggi mencapai 96,03 persen atau  12.596 orang sembuh dari 13.117 orang yang positif,” kata Fairid di Palangka Raya, Jumat.

Meski tingkat kesembuhan terus meningkat, kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah itu, meminta masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Terlebih lagi, Satgas COVID-19 juga mencatat dari seluruh kasus positif, juga tercatat sebanyak 517 orang di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah meninggal dunia.

“Sementara itu, sampai saat ini warga kita yang dinyatakan positif terjangkit virus corona tinggal empat orang. Jumlah itu menempati angka 0,03 persen dari total pasien positif,” katanya.

Kepala daerah termuda di Provinsi Kalimantan Tengah itu mengatakan, penurunan kasus positif COVID-19 tersebut, sebagai bentuk keseriusan pemerintah kota dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Fairid menambahkan, bahwa saat ini kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah terus menurun sejak akhir Oktober lalu. Dampaknya saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Masyarakat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah juga diminta selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.

“Meski beberapa waktu lalu kasus positif COVID-19 cenderung stabil dan kecil, kita tidak boleh lali. Apalagi berdasar arahan pusat juga akan ada potensi peningkatan kasus pada Desember-Januari mendatang,” kata Fairid. [Ant]

Lihat juga...