Airlangga : RSDC Wisma Atlet Bukan Tempat Karantina PPLN

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Wisma Atlet bukan fasilitas karantina bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

“Fasilitas RSDC Wisma Atlet tidak untuk karantina bagi PPLN yang datang dari luar negeri, tapi untuk Isolasi dan perawatan yang positif COVID-19. Sedangkan untuk pelaksanaan karantina bagi WNI PPLN dapat dilakukan di fasilitas rusun-rusun atau tempat lain yang telah disiapkan,” kata Menko Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Airlangga menjelaskan bahwa WNI PPLN yakni Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang kembali dari Perjalanan Dinas Luar Negeri, menjalankan karantina di fasilitas karantina pemerintah dan wajib melakukan Tes PCR dengan biaya ditanggung oleh pemerintah.

Sedangkan, bagi WNI di luar kriteria tersebut, dan bagi para WNA, termasuk diplomat asing (di luar Kepala Perwakilan Asing dan Keluarga), harus menjalankan karantina di tempat akomodasi/hotel karantina serta wajib melakukan tes PCR dengan biaya sendiri. Untuk kepala perwakilan asing dan keluarganya yang bertugas di Indonesia, dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing.

Lihat juga...