Dinkes Mataram Lakukan Pengasapan di Tenda Evakuasi Nelayan

Lebih jauh Usman mengingatkan, upaya pengasapan DBD hanya mampu membunuh nyamuk dewasa, tidak jentiknya. Karena itu, setelah terjadi banjir rob dan genangan warga sebaiknya melakukan pembersihan sisa-sisa genangan air yang berpotensi munculnya jentik nyamuk.

“Melalui pola hidup bersih dan sehat serta pemberantasan sarang nyamuk (PSN), kasus DBD dan potensi penyakit lainnya bisa kita tekan,” katanya.

Data Dinkes Kota Mataram mencatat, jumlah kasus DBD di Kota Mataram pada bulan November masih stabil dibandingkan bulan Oktober 2021, dengan jumlah temuan kasus DBD sama yakni 18 orang.

Sementara jika diakumulasikan kasus DBD dari Januari-November 2021 tercatat sebanyak 373 kasus dengan dua kasus kematian. Dari total kasus tersebut, jumlah temuan kasus tertinggi pada bulan April sebanyak 70 kasus, sedangkan terendah di bulan Agustus ditemukan hanya satu kasus positif DBD. [Ant]

Lihat juga...