Dr. Rusmono Simpan Rapi Disposisi Presiden Soeharto dan Ibu

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Mantan dokter pribadi Presiden ke-2 RI, HM Soeharto, yakni Mayjen TNI (Purn) dr. Rusmono SKM, dikenal sebagai sosok yang selama ini menyimpan banyak disposisi Pak Harto dan lbu Tien Soeharto yang ditujukan kepadanya dengan sangat baik.

Salah satu orang dekat almarhum, yang juga penulis buku-buku Pak Harto, Donna Sita Indria, almarhum  selama ini menyimpan banyak disposisi Pak Harto dan lbu Tien Soeharto yang ditujukan kepadanya dengan sangat baik, terutama berkaitan dengan kepercayaan lbu Negara Tien Soeharto yang menugaskan dr. Rusmono sebagai Sekretaris Dewan Penyantun RSAB Harapan Kita (1983-1993), dan Bendahara Dewan Penyantun RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita 1985-1998.

“Pada 1993-1998, dr. Rusmono juga ditugaskan sebagai Sekretaris Dewan Penyantun RS Kanker Dharmais,” ujar Donna Sita Indria, melalui pesan whatsapp kepada Cendana News, Jumat (17/12/2021).

Ia mengatakan, berbagai disposisi Pak Harto dan lbu Tien Soeharto yang ditujukan kepada almarhum itu, bahkan dibuat menjadi sebuah buku berjudul “Serangkum Disposisi Presiden Soeharto & lbu Negara”, yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2018.

Dr. Rusmono, SKM (alm)., mantan dokter pribadi Presiden Soeharto -Ist

“Pada 2 Januari 2020, saya menyerahkan buku dr. Rusmono “Serangkum Disposisi Presiden Soeharto & lbu Negara” kepada DR. Tun Mahathir Mohamed, Perdana Menteri Malaysia,” kenang Donna Sita Indria.

Dokter Rusmono, SKM., ditugaskan sebagai dokter pribadi Presiden Republik Indonesia pada 1983-1993, Staf Ahli Dokter Presiden R.l.‚ 1993-2000, Inspektur Jenderal Departemen Kesehatan R.l.‚ Staf Ahli Menteri Kesehatan R.l pada 2002-2003‚ serta Ketua Yayasan Dana Abadi Karya Bakti pada 2005- 2021.

Almarhum wafat pada Kamis 16 Desember 2021, pukul 19.15 WIB malam, dan akan dikebumikan di Bambu Apus usa salat Jumat.

Lihat juga...