Edukasi Siswa Jadi Agen Anti Korupsi, Selamatkan Masa Depan Bangsa

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengedukasi generasi muda, terkait sikap anti korupsi. Termasuk melalui kegiatan sosialisasi yang menyenangkan, sehingga dapat teredukasi dengan tepat sasaran.

Seperti yang dilakukan para siswa SMAN 15 Semarang, yang mendeklarasikan diri sebagai agen anti korupsi, dalam upaya memerangi korupsi di masa mendatang.

“Korupsi itu mengambil hak orang lain yang bukan miliknya. Itu perbuatan yang tidak baik, melanggar aturan dan hukum, yang tidak boleh dilakukan siapapun. Kita sebagai anak muda, bisa ikut mencegah praktik korupsi mulai dari hal sederhana,” papar Rahmandana, pelajar SMAN 15 Semarang, di sela pelantikan sebagai agen anti korupsi Jateng, yang digelar di sekolah tersebut, Kamis (9/12/2021).

Hal senada juga disampaikan Fernandi , pelajar SMAN 15 Semarang. Dirinya tertarik untuk jadi agen anti korupsi karena sadar bahwa korupsi itu harus diberantas sampai akarnya.

Tidak hanya itu, kemauan untuk tidak korupsi juga dimulai dari hati dan niat, sehingga edukasi terkait mental anti korupsi juga perlu terus dilakukan.

“Hari ini saya mau jadi agen anti korupsi karena bisa ikut andil dalam upaya pemberantasan korupsi. Kami menganggap koruptor itu jahat, merugikan negara dan masyarakat. Jadi harus diberantas dan dilawan semuanya,” ucapnya.

Uniknya, dalam deklarasi sebagai agen anti korupsi tersebut, para siswa SMAN 15 Semarang juga memegang stiker berwarna kuning bertuliskan ‘Mak Izinkan Anakmu Jadi Musuh Koruptor’, hingga ‘Jangan Korupsi Ya Beib,’.

Lihat juga...