Embung dan Arboretum Itera Destinasi Wisata di Bandar Lampung

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Udara nan sejuk dengan pepohonan menghijau dan embung seperti danau di area Institut Teknologi Sumatra (Itera) Bandar Lampung, menjadi alternatif untuk menikmati liburan akhir pekan.

Stevani, salah satu warga Bandar Lampung, menyebut area embung sebagian digunakan untuk olahraga jalan kaki. Berada dekat embung, arboretum atau kebun koleksi pohon bisa dinikmati kesejukannya.

Stevani menyebut, lokasi spot rekreasi tersebut terbuka untuk umum. Akses menuju lokasi juga cukup mudah di Jalan Terusan Ryacudu, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Berada dekat akses menuju gerbang tol Kotabaru, Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), membuat spot mudah diakses.

Menggunakan kendaraan motor, area parkir berada di bawah pohon kaliandra nan sejuk. Akses mudah dijangkau dari kota Bandar Lampung yang dikenal sebagai kawasan area Kotabaru.

Menurut Stevani, sebagai lokasi untuk penampungan air, embung Itera bisa digunakan untuk bersantai. Embung yang diberi fasilitas jalan setapak dengan paving block digunakan untuk jogging. Berkeliling satu putaran dengan jalan kaki, menjadi aktivitas fisik sekaligus rekreatif.

Ia mengaku bisa menikmati hembusan udara nan sejuk, melihat embung yang tenang. Enam embung, satu di antaranya berada dekat arboretum dengan beragam pohon langka.

“Kawasan embung dan arboretum bisa jadi alternatif rekreasi yang tepat saat akhir pekan bersama keluarga, karena area parkir gratis, suasana hening dan bisa mendapatkan udara segar setelah selama sepekan bekerja,” terang Stevani, Minggu (5/12/2021).

Lelah berkeliling area embung dengan jalan berpaving block, Stevani menyebut bisa istirahat di area arboretum. Area arboretrum atau kebun koleksi pohon juga dilengkapi jalan setapak. Berbagai jenis pohon telah tumbuh subur dominan merupakan tanaman langka. Jenis tanaman eboni, damar, cendana, ulin, bungur, pule hingga pohon jambu mete terlihat menghijau.

Stevani, warga Bumi Waras, Bandar Lampung, menikmati suasana embung Itera di Jalan Terusan Ryacudu, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Minggu (5/12/2021). –Foto: Henk Widi

“Pasokan oksigen yang segar bisa dinikmati pada area seluas dua hektare tersebut,” kata Stevani.

Mengajak salah satu anggota keluarga yang masih anak-anak, Stevani menyebut arboretum bisa menjadi sarana edukasi. Sebab, sejumlah pohon yang ditanam dominan memiliki kartu nama dengan kode batang (barcode).

Berdasarkan informasi, ada aekitar 5.000 tanaman di kawasan arboretum itu. Berbagai jenis pohon dengan barcode bisa menjadi sarana pembelajaran untuk mengetahui nama ilmiah, manfaat hingga awal ditanam. Kesejukan area arboretrum sekaligus menjadi tempat untuk merelaksasi pikiran oleh asupan udara kaya oksigen.

“Suasana arboretum Itera yang sejuk seperti hutan mini di tengah kota, sehingga bisa menjadi tempat rekreasi,” ulasnya.

Rekreasi pada kawasan embung dan arboretum Itera, sebutnya cocok untuk piknik. Jenis pohon pule, pohon jati ambon yang telah tinggi menjadi lokasi berteduh. Berencana melakukan rekreasi di tengah kawasan arboretum, ia membawa bekal makanan, minuman. Menikmati suasana piknik, cukup nyaman dengan menikmati suasana embung dan arboretum. Makan bekal dari rumah, makin asyik bersama keluarga.

Nurhasanah, salah satu mahasiswa yang menikmati suasana embung dan arboretum, juga mengaku lokasi itu menjadi tempat rekreasi memadai. Ia menyebut, perkuliahan yang digelar sebagian dalam jaringan (daring), membuat ia memiliki waktu lebih banyak. Saat akhir pekan, kegiatan rekreasi bisa dilakukan di dekat area embung dan arboretum nan sejuk. Sejumlah lokasi bisa digunakan untuk belajar kelompok, diskusi sembari menikmati rekreasi.

“Fasilitas yang disediakan oleh Itera bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dan masyarakat umum menikmati kesejukan,” ulasnya.

Rekreasi di lokasi yang gratis, sebutnya juga bisa digunakan untuk olahraga. Pada lokasi dekat embung, sejumlah fasilitas olahraga basket, bola voli hingga panjat dinding juga disediakan. Suasana embung dilengkapi pepohonan menghijau, sekaligus menjadi penyejuk bagi kesehatan mata.

“Setelah beberapa waktu belajar dengan notebook dan android, kita bisa merelaksasi pikiran, mata di arboretum dan embung,” pungkasnya.

Lihat juga...