Indonesia Perlu Tingkatkan Pengurutan Genom Deteksi Varian Covid-19

Epidemiolog dari Universitas Indonesia Masdalina Pane berbicara dalam diskusi virtual Membendung Transmisi Omicron di Jakarta, Jumat (24/12/2021). -Ant

JAKARTA – Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Masdalina Pane, mengatakan Indonesia perlu meningkatkan pengurutan genom menyeluruh (whole genom sequencing/WGS) untuk mendeteksi varian Covid-19 yang bersirkulasi di Tanah Air, sehingga mempercepat intervensi pengendalian Covid-19 yang tepat sasaran.

“WGS kita sebenarnya dibanding negara-negara lain masih cukup rendah, dan yang kita lakukan adalah WGS pada kasus konfirmasi,” kata Masdalina, dalam diskusi virtual Membendung Transmisi Omicron di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Masdalina menuturkan, WGS seharusnya bukan hanya dilakukan pada kasus konfirmasi, karena menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), WGS juga dilakukan pada suspek dan probable.

Selain itu, kuantitas dari pelaksanaan WGS juga harus ditingkatkan untuk sesegera mungkin menemukan varian-varian yang sedang betransmisi di Indonesia.

Di lain sisi, Masdalina mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia dalam memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pintu-pintu masuk negara Indonesia, untuk mencegah masuknya varian Omicron ke komunitas.

“Bahkan, tes PCR untuk pelaku perjalanan luar negeri dilakukan tiga kali itu kami sangat setuju sekali,” ujarnya.

Lihat juga...