Ketum ISNU: NU Siap Masuki Era Digital dan Teknokrasi

Selain itu, kata Cak Ali, NU harus mengembangkan kepemimpinan modern yang ditandai dengan efektivitas pengelolaan organisasi, efisiensi anggaran, dan pengambilan keputusan organisasi.

“Kepemimpinan modern NU akan menunjukkan kemampuan kualitas pemimpin-pemimpin hasil kaderisasi NU yang dapat diterima dalam kepemimpinan nasional, daerah, dan di dunia profesional,” imbuhnya.

Bagi Cak Ali, kepemimpinan modern NU di antaranya ditandai dengan disiplin, komprehensif, konsisten, inspiring  dan senantiasa beradaptasi dengan perubahan, hal ini sesuai dengan kaidah almukhafadhotul ala qodimissholih, wal ahdzu bil jadidil ashlah.

Dalam webinar yang digelar jelang Muktamar NU ke-34 ini, selain Ali Masykur Musa, turut menjadi pembicara pengamat politik Fahry Ali dan Direktur Eksekutif  Poltracking Indonesia Hanta Yuda. Substansi pemikiran yang berkembang dalam webinar ini akan menjadi usulan program kerja dan kebijakan NU ke depan dari ISNU. (M. Hidayat)

Lihat juga...