Keuskupan Agung Semarang: Rayakan Natal secara Sederhana

MAGELANG – Keuskupan Agung Semarang (KAS), mengingatkan umat Katolik di wilayah kegembalaannya di sebagian Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk merayakan Natal 2021 secara sederhana, karena situasi masih pandemi Covid-19.

Koordinator Unit Pengembangan Pastoral Komunikasi Keuskupan Agung Semarang, Romo Yustinus Slamet Wito Karyono, dalam keterangan yang diterima di Magelang, Senin, menyebutkan bahwa KAS telah mengeluarkan Surat Edaran Satgas Penanganan Dampak Covid-19 KAS Nomor 1311/A/X/2021-42, tentang Beberapa Ketentuan untuk Pelaksanaan Perayaan Ekaristi Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Ia mengatakan, surat edaran ditandatangani Koordinator Satgas Penanganan Dampak Covid-19 KAS, Romo Y.R. Edy Purwanto, tertanggal 1 Desember 2021 untuk semua umat setempat itu dikeluarkan, antara lain mempertimbangkan permohonan berbagai paroki dan banyak komunitas umat terkait perayaan Natal dan tahun baru mendatang yang sesuai protokol kesehatan.

Selain itu, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tertanggal 22 November 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, serta penetapan pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia dalam rangka Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Perayaan Natal seyogyanya diselenggarakan secara sederhana dan hendaknya dihindarkan kesan berlebihan atau jorjoran,” kata Romo Edy, yang juga Vikaris Jenderal KAS dalam surat edaran itu.

Ia mengatakan, Ekaristi Natal dapat dilaksanakan, baik secara luring maupun daring, sederhana dan tidak berlebihan, tanpa mengurangi keagungan serta sukacita Natal.

Ia mencontohkan, petugas liturgi sesedikit mungkin, mengutamakan lagu-lagu tertentu dalam ibadat dan perarakan secara sederhana dengan melihat situasi gereja atau kapel setempat.

Lihat juga...