Korsel Laporkan 5.123 Infeksi Baru COVID-19

SEOUL — Korea Selatan pada Rabu melaporkan sebanyak 5.123 infeksi baru COVID-19 ketika negara itu berjuang menghadapi lonjakan pasien di rumah sakit dan mencegah masuknya varian Omicron.

Angka kasus harian itu menjadi yang tertinggi selama pandemi. Otoritas mengatakan rumah sakit di seluruh negeri kini merawat 723 penderita COVID-19 parah, jumlah tertinggi selama pandemi.

Angka itu meningkat tajam dari awal November yang mencatat kurang dari 400 penderita.

Kini hampir 90 persen ranjang perawatan darurat di kawasan Seoul Raya telah terisi, sementara 842 pasien lain sedang menunggu giliran.

Untuk mengurangi tekanan pada sistem kesehatan, Korsel mulai pekan ini meminta pasien bergejala ringan untuk dirawat di rumah karena rumah sakit hanya merawat pasien parah. Pusat-pusat kesehatan masyarakat juga akan diperluas.

Asosiasi Medis Korea (KMA) mendesak pemerintah untuk membangun fasilitas perawatan dan merawat pasien yang sangat rentan dengan obat antibodi sebelum penyakit mereka semakin parah.

KMA juga meminta pemerintah untuk sementara menunda kebijakan bebas karantina di sejumlah pintu masuk untuk mencegah varian Omicron.

Korsel sejauh ini belum melaporkan satu pun kasus Omicron, namun sedang menyelidiki dugaan kasus pada sejumlah pelaku perjalanan dari Nigeria.

Otoritas akan menggerakkan struktur pemerintahan untuk mengamankan ketersediaan ranjang perawatan rumah sakit, minimal 1.300 unit pada pertengahan Desember, kata Menteri Dalam Negeri Jeon Hae-cheol dalam rapat tanggap darurat COVID-19.

Lebih dari 84 persen kasus COVID-19 yang parah terjadi pada warga berusia 60 tahun ke atas.

Lihat juga...