Masyarakat Perlu Kenali Cara Penanganan Monyet Liar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti di sepanjang pesisir selatan pegunungan Sewu, Gunungkidul, kawasan pegunungan Menoreh Kulonprogo, hingga lereng Gunung Merapi Sleman berpotensi mengalami gangguan serangan monyet liar. 

Hal tersebut disampaikan Polisi Hutan BKSDA DIY, Gunadi di sela kegiatan pelatihan penanganan monyet liar di komunitas relawan Baturraden Gamping, Sleman, Rabu (22/12/2021).

Tak hanya monyet liar di kawasan hutan, ancaman semacam ini dinilai juga bisa muncul dari monyet-monyet peliharaan yang terlepas di wilayah perkotaan atau pemukiman penduduk. Oleh sebab itulah, masyarakat dinilai penting untuk mengetahui cara penanganan monyet liar semacam ini.

“Ada sejumlah faktor yang memicu koloni monyet bisa masuk kawasan pemukiman penduduk. Selain karena ada satwa peliharaan yang terlepas, biasanya hal semacam ini juga terjadi karena koloni monyet kekurangan makanan, sedang memasuki periode birahi, atau monyet yang terpisah dari kawanannya,” ungkapnya.

Menurut Gunadi, ada dua metode yang bisa dilakukan untuk menangkap monyet. Yakni cara tanpa kekerasan, menggunakan kandang jebakan atau perangkap berisi makanan. Serta cara frontal dengan langsung menangkap monyet menggunakan alat jerat hingga jaring.

“Jika memakai perangkap, bisa ditaruh makanan kesukaan monyet seperti pisang atau pepaya. Tinggal ditunggu saja 2-3 hari sampai monyet masuk ke dalam perangkap. Sementara untuk penangkapan frontal bisa dilakukan menggunakan jaring,” ungkapnya.

Hal yang perlu diperhatikan saat menangkap langsung monyet ekor panjang menggunakan jaring adalah ancaman gigitan serta cakaran. Selain bisa melukai, gigitan monyet juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit tertentu seperti rabies hingga flu monyet.

“Agar tidak tergigit, hal pertama yang harus kita lakukan adalah memegang leher bagian belakang monyet. Tepatnya di bagian bawah kepala. Sehingga tangan kita tidak tergigit. Setelah itu, pegang kedua tangan monyet, dari arah belakang punggung monyet,” ujarnya.

Hal lain yang juga perlu diketahui saat muncul ancaman dari monyet liar adalah mengetahui asal muasal monyet tersebut. Biasanya monyet yang berasal dari hutan cenderung takut dan menjauhi manusia. Sementara peliharaan yang terlepas tidak terlalu takut dengan manusia sehingga penanganannya lebih mudah.

“Monyet liat itu biasanya akan melewati jalur yang sama dengan jalur yang biasa kawanan mereka lewati. Karena itu, pemasangan perangkap bisa dilakukan di sekitar lokasi yang menjadi jalur monyet tersebut,” pungkasnya.

Lihat juga...