Masyarakat Terlilit Pinjol Ilegal Diimbau Lapor Polisi

SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat yang terlilit pinjaman online ilegal segera lapor polisi, agar segera ada penindakan.

“Bagi yang sudah pinjam pinjol (pinjaman online) ilegal dan ditagih, silakan laporkan ke polisi,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso di Solo, Senin (27/12/2021).

Ia mengatakan, saat ini ada 104 pinjaman online yang legal atau yang mengantongi izin dari OJK. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan pinjaman online yang legal tersebut.

“Namun kalau ada pinjaman online yang legal (namun) nakal, laporkan kepada OJK dan yang melanggar undang-undang laporkan ke polisi. Sedangkan kalau ada pinjol yang ilegal di luar 104 tersebut silakan laporkan ke OJK, bagi yang sudah pinjam pinjol ilegal dan ditagih silakan laporkan ke polisi, karena itu ilegal,” katanya.

Terkait hal tersebut, hingga saat ini pihaknya masih terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak tergoda mengajukan pinjaman online dari pihak yang tidak mengantongi izin.

“Dilakukan bersama-sama edukasi kepada masyarakat, kepada kantung masyarakat yang berpotensi jadi target pinjaman online, terutama yang ilegal,” katanya.

Sementara itu, mengenai laporan dari masyarakat terkait pinjaman online, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan setiap harinya selalu ada laporan terkait pinjaman online yang masuk.

“Banyak korbannya, ada beberapa, tapi nggak sampai ratusan (per hari). Mereka mengeluhkan masalah penagihan,” katanya.

Ia mengatakan, masyarakat mengeluhkan adanya pencatutan nama atau kartu identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP).

“(Sudah) dilaporkan ke Polres, kami juga koordinasi dengan OJK. Ini sudah agak turunlah, tetapi laporan masih ada setiap harinya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...