Pasien Covid-19 di Kota Kupang Bertambah

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ernest Ludji di Kupang. -Ant

KUPANG – Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengemukakan ada tambahan empat kasus positif Covid-19, sehingga secara akumulatif pasien terkonfirmasi positif virus corona jenis baru di daerah itu menjadi 15.496 orang.

“Berdasarkan informasi dari dinas kesehatan yang kami terima hari ini ada tambahan empat kasus Covid-19. Dalam pekan ini, kasus aktif Covid-19 cenderung bertambah, sehingga total kasus Covid-19 menjadi 15.496 orang,” kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Senin (6/12/2021).

Dia mengatakan, keempat pasien itu diketahui terpapar Covid-19 setelah melalui pemeriksaan sampel swab yang dilakukan tim medis di RSUD Prof. Dr. WZ Johanis Kupang.

Dia menegaskan, dengan adanya tambahan empat pasien baru positif Covid-19 itu menyebabkan jumlah pasien yang dirawat atau kasus aktif di daerah itu bertambah menjadi 44 orang. Ke-44 pasien itu, terdiri atas 36 orang menjalani isolasi mandiri dan delapan orang isolasi di rumah sakit.

“Para pasien yang menjalani perawatan isolasi mandiri pada umumnya bergejala ringan. Kendati demikian, mereka tetap dalam pemantauan ketat yang dilakukan tim medis,” kata Ernest Ludji.

Menurut dia, 44 pasien Covid-19 itu tersebar di Kecamatan Alak dan Kota Raja, masing-masing empat orang, Kecamatan Kelapa Lima ada enam orang, Kecamatan Kota Lama tujuh orang dan Kecamatan Maulafa sembilan orang.

Sementara itu pasien Covid-19 terbanyak terdapat di Kecamatan Oebobo mencapai 14 orang.

Ernest Ludji menjelaskan, selain ada tambahan kasus juga terdapat empat pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan Covid-19, sehingga jumlah kesembuhan juga bertambah menjadi 15.119 orang.

Sementara yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona selama pandemi Covid-19 melanda Kota Kupang terdapat 333 orang.

“Kami berharap, warga Kota Kupang tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19, karena ada kecenderungan kasus Covid-19 mulai naik di daerah ini,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...