Pengawas Ajak Anggota Ikut Majukan Unit Usaha Koperasi Trirenggo

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Pengawas KUD Gemah Ripah Trirenggo Bantul, Saptono, mendorong pihak pengelola koperasi agar dapat meningkatkan pendapatan setiap unit usaha di masa mendatang. Pasalnya sepanjang 2020, sejumlah unit usaha yang dimiliki dinilai belum bisa berjalan secara maksimal, dibuktikan dengan hampir tidak adanya Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibagikan koperasi kepada anggota.

“Berdasarkan pengawasan kami, dari sejumlah bidang usaha seperti unit Modal Kita, unit Warung Kita, pertanian Edamame hingga penyaluran BPNT, semua sudah berjalan dengan baik walaupun belum menunjukkan hasil yang maksimal. Untuk itu harus terus ditingkatkan agar bisa lebih maksimal,” ujarnya dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Gemah Ripah Trirenggo tahun buku 2020, berlokasi di desa setempat akhir pekan lalu.

Selaku pengawas, pihaknya mengaku tetap mengapresiasi sekaligus menghargai jerih payah pengurus Koperasi KUD Gemah Ripah Damandiri Trirenggo, yang telah berjuang di tengah sulitnya kondisi ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Meski begitu, ia memberikan catatan terhadap sejumlah hal yang perlu di tingkatkan.

“Kami melihat bidang usaha Warung Kita yang masih stagnan bahkan cenderung menurun. Untuk itu perlu adanya strategi baru yang akan menarik minat warga,” katanya.

Selain itu, Saptono juga menyebut masih kurangnya partisipasi anggota koperasi untuk berperan serta dalam memajukan usaha koperasi. Sebagai contoh adalah masih minimnya anggota yang mau berbelanja di Warung Kita KUD Gemah Ripah Trirenggo.

“Untuk itu sangat diperlukan keaktifan pengurus untuk memberikan bimbingan kepada anggota, agar mau berkontribusi memajukan unit-unit usaha koperasi. Paling tidak, dengan membeli kebutuhan sehari-hari di unit-unit koperasi yang ada,” katanya.

Meski begitu, pihak pengawas menilai positif sekaligus mengapresiasi loyalitas dan kinerja pengurus yang selama ini berjalan dengan baik, dibuktikan dengan masih berjalannya roda organisasi. Termasuk juga terjalinnya koordinasi antar pengurus dan pengawas dengan baik. Begitu juga koordinasi pengurus dengan instansi terkait.

Sebagaimana diketahui, Koperasi Gemah Ripah yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo Bantul, mengelar kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020, yang digelar akhir pekan lalu.

Dalam RAT tersebut, unit usaha Modal Kita KUD Gemah Ripah, diketahui mampu mencatatkan omset pinjaman hingga mencapai Rp2,589 Milyar lebih. Jumlah tersebut tercatat meningkat dibandingkan tahun 2019 lalu yang hanya berkisar Rp2,103 milyar.

Selain itu, selama tahun 2020, KUD Gemah Ripah juga tercatat mendapatkan SHU sebesar Rp540ribu. Jumlah SHU ini diketahui menurun drastis dari tahun 2019 yang mencapai Rp74juta. Penyebabnya tak lain karena penurunan pemasukan akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Suasana Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Gemah Ripah Trirenggo tahun buku 2020, yang digelar di desa setempat akhir pekan lalu. Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain mengalami penurunan jumlah SHU, dalam RAT tahun buku 2020, KUD Gemah Ripah juga mencatatkan tingginya angka kredit macet nasabah anggota koperasi. Dimana jumlah Non Performing Loan (NPL) koperasi sebesar Rp54 juta pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp485 juta pada akhir tahun 2020. Atau meningkat dari 3 persen pada tahun 2019 menjadi 20 persen pada tahun 2020.

“Adanya pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama tingginya angka kredit macet koperasi sepanjang tahun 2020. Dimana hampir semua nasabah anggota koperasi kesulitan membayar cicilan bulanan, karena tak bisa bekerja ataupun mengalami penurunan omset usaha secara drastis selama pandemi,” kata Manager Umum KUD Gemah Ripah Trirenggo, Ambyah.

Lihat juga...