Pengungsi Akibat Banjir di Makassar Bertambah

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebutkan jumlah pengungsi akibat banjir yang melanda enam kecamatan bertambah menjadi 6.102 jiwa.

“Ada penambahan 1.293 jiwa, dari data kemarin 4.809 jiwa, total sementara pengungsi menjadi sebanyak 6.102 jiwa,” sebut Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin di Makassar, Kamis (9/12/2021).

Ia mengatakan, sejauh ini langkah dilakukan BPBD adalah memprioritaskan penanganan pengungsi di 58 titik pengungsian, tersebar di lima kecamatan, masing-masing Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Panakukang dan Rappocini.

Data rincian terbaru pascabanjir untuk pengungsi terbanyak di Kecamatan Biringkanaya sebanyak 2.851 jiwa, disusul Kecamatan Manggala 2.456 jiwa, Kecamatan Tamalate 400 jiwa, Kecamatan Panakukang 317 jiwa, Kecamatan Tamalanrea 78 jiwa dan Kecamatan Rappocini, nihil atau sudah tidak ada pengungsi.

“Kami masih tahap tanggap darurat, evakuasi, dan penanganan bagi pengungsi. Saat ini telah beralih ke masa transisi kebutuhan pascabencana bagi pengungsi,” katanya.

Mengenai kebutuhan logistik bagi penanganan pengungsi, kata dia, sesuai Instruksi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, masing-masing SKPD diberikan tanggung jawab termasuk bantuan makanan siap saji dan air bersih serta kebutuhan lainnya.

Lihat juga...