Pengungsi Akibat Banjir di Makassar Bertambah

Sedangkan untuk data rumah terdampak banjir, kata Hendra, masih sementara pendataan tim di lapangan yang terpantau saat ini genangan air mulai surut pada beberapa lokasi terdampak.

“Data jumlah rumah masih diasesment, kondisinya, apakah kerusakan ringan, sedang dan berat atau rumah hancur, masih didata, apakah nanti ada bantuan perbaikan kita masih melihat situasi dan kondisi perkembangan cuaca,” katanya.

Di tempat terpisah, Nur Hamsiah selaku koordinator pos pengungsian di Masjid Jabal Nur, Perumnas Antang, Blok 10, Kecamatan Manggala, mengatakan, sejak hujan deras pada Senin 6 Desember 2021, dan air mulai naik ke rumah warga, para pengungsi mulai berdatangan, hingga Kamis 9 Desember 2021.

Kendati air mulai surut, namun warga masih memilih bertahan mengungsi di masjid setempat, dan hanya pulang membersihkan rumahnya, lalu kembali ke pos pengungsian. Data pengungsi di lokasi itu berjumlah 192 jiwa. Tercatat, 33 di antaranya anak-anak dan empat lansia, dengan total 54 keluarga.

“Kalau yang dibutuhkan pengungsi saat ini adalah popok bayi, minyak angin dan keperluan balita serta lansia lainnya. Sudah ada tim medis juga di sini siaga memberikan obat dan vitamin buat warga. Kami berharap kebutuhan anak-anak bisa dipenuhi segera,” harapnya. (Ant)

Lihat juga...