Program Renovasi Masjid dan Musholla di DCML Trirenggo Dilakukan Secara Gotong-Royong

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Program renovasi rumah ibadah khususnya masjid dan mushola di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo Bantul Yogyakarta dilakukan secara gotong royong.

Manager Umum Koperasi Unit Desa Gemah Ripah Trirenggo Bantul, Ambyah. Foto: Jatmika H Kusmargana

Sejumlah warga, mulai dari pemuda, bapak-bapak, hingga ibu-ibu nampak bekerja bakti merenovasi masjid maupun mushola di lingkungan sekitar kampung mereka, dengan memanfaatkan dana bantuan Yayasan Damandiri yang disalurkan melalui Koperasi Unit Desa Gemah Ripah.

Selain dapat meminimalisir biaya, gotong royong dalam proses renovasi masjid dan mushola ini juga dilakukan untuk memupuk rasa kebersamaan antar warga. Sekaligus juga melestarikan kearifan lokal yang selama ini telah menjadi identitas warga desa Trirenggo Bantul.

Manager Umum Koperasi Unit Desa Gemah Ripah Trirenggo Bantul, Ambyah mengatakan, pihaknya menjalankan program renovasi sejumlah masjid dan mushola yang tersebar di sejumlah dusun pada awal November ini.

Sejumlah masjid dan mushola tersebut antara lain adalah Masjid Miftakhul Huda dan Mushola Nur Iman di dusun Cepoko, Mushola Al Mukti di dusun Karangmojo serta Mushola Al Ikhlas di dusun Bakulan.

“Total ada 1 masjid dan 3 mushola yang direnovasi. Renovasi ini meliputi perbaikan WC dan tempat wudhu. Total anggaran mencapai sekitar Rp13.213.500. Seluruhnya berasal dari bantuan Yayasan Damandiri,” ungkapnya belum lama ini.

Renovasi ini sendiri dilakukan sebagai bentuk kepedulian Yayasan Damandiri serta KUD Gemah Ripah melihat masih adanya fasilitas masjid dan mushola di desa Trirenggo yang mengalami kerusakan, serta kondisi kurang layak atau di bawah standar. Seperti tidak memiliki pintu kamar mandi, hingga masih berlantai tanah.

Padahal, masjid memiliki peran sangat vital di masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid dan mushola selama ini juga memiliki banyak fungsi. Baik itu sebagai tempat pembinaan akhlak, pusat ilmu pengetahuan, tempat pengembangan dan pusat kegiatan masyarakat, hingga pemersatu umat.

“Karena itulah renovasi semacam ini sangat diperlukan agar masyarakat merasa nyaman dalam beribadah. Selain juga agar syiar agama Islam dapat semakin menggema,” ungkapnya.

Lewat renovasi ini, pihak Koperasi juga berharap agar masyarakat desa Trirenggo dapat lebih semangat dalam memakmurkan masjid/mushola, serta mampu menghidupkan kembali peranan masjid dengan berbagai macam aktivitas sosialnya.

“Kita berharap renovasi masjid dan mushola ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” pungkasnya.

Lihat juga...