PUPR Mataram: Perbaikan Tanggul Pantai Ampenan Butuh Anggaran Rp17 Miliar

MATARAM — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, untuk perbaikan tanggul penahan ombak serta lapak kuliner Pantai Ampenan yang rusak akibat gelombang pasang pada Minggu (5/12), diproyeksikan membutuhkan anggaran sekitar Rp17 miliar.

“Kebutuhan Rp17 miliar itu perkiraan dengan menggunakan batu biasa, dengan desain konstruksi pasang urut terendah sampai menjorok ke pantai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman di Mataram, Kamis.

Dikatakan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan tanggul penahan ombak serta lapak kuliner Pantai Ampenan sebesar Rp17 miliar itu, hitungan kasar sebab saat ini masih dilakukan kajian teknis lebih lanjut.

“Jika kebutuhan anggaranya besar, kita akan koordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) agar ada kolaborasi anggaran,” katanya.

Menurutnya, untuk perbaikan tanggul penahan ombak serta lapak kuliner Pantai Ampenan ada dua cara pendekatan konstruksi. Pertama, katanya, konstruksi “under” (bawah) laut dan kedua ke atas laut.

“Konstruksi dalam laut berfungsi memecah gelombang di dalam dan konstruksi di atas memecah gelombang di atas. Cuma dua konstruksi itu mahal sehingga membutuhkan anggaran lebih besar,” katanya.

Lihat juga...