Rp11 Triliun Disiapkan Untuk Program Kartu Prakerja 2022

Tangkapan layar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam Webinar Evaluasi Dampak Program Kartu Prakerja di Jakarta, Rabu (1/12/2021). -Ant

JAKARTA – Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, menyatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11 triliun untuk pelaksanaan program Kartu Prakerja pada tahun depan.

Febrio menuturkan, jumlah anggaran untuk program Kartu Prakerja sebesar 11 triliun tersebut masuk dalam 4,3 persen dari anggaran perlindungan sosial 2022 yang sebesar Rp203 triliun.

“Pada 2022, program Kartu Prakerja dilanjutkan. Skema pelaksanaannya semi bansos dan akan bersifat reguler dengan mempertimbangkan situasi yang makin kondusif,” katanya dalam Webinar Evaluasi Dampak Program Kartu Prakerja di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Febrio menjelaskan, nantinya program Kartu Prakerja akan dilanjutkan dengan adanya perbaikan seperti peningkatan tata kelola program secara transparan dan akuntabel.

Perbaikan ini juga dari sisi pengadaan barang atau jasa pemerintah, termasuk verifikasi atas lembaga pelatihan yang diusulkan mitra platform.

Selanjutnya, efisiensi program Kartu Prakerja di era digital turut diikuti dengan modul pelatihan yang makin variatif untuk memenuhi kebutuhan peserta, baik formal maupun tidak formal.

“Evaluasi harus terus dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak dari suatu program,” ujarnya.

Lihat juga...