Sapu Lidi Kelapa Sawit Kreasi Hasilkan Keuntungan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Berbagai usaha kecil ditempuh warga untuk memperoleh penghasilan. Mulai dari memanfaatkan modal hingga peluang yang tersedia. Seperti yang dilakukan Emiana, warga Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung yang membuat sapu lidi dengan memanfaatkan pelepah sawit.

Proses pembuatan cukup mudah. Ia akan mencari pelepah sawit dari sejumlah kebun warga di kaki Gunung Betung. Lidi yang telah dibersihkan sebutnya akan digabungkan dengan bambu tali sebagai pegangan. Pengikat memakai kawat, tali plastik dan karet agar lebih kuat. Setiap sapu lengkap dengan gagang rata rata berisi sekitar 50 hingga 75 lidi.

“Sapu lidi dari pelepah kelapa sawit dipilih yang tua agar lebih kuat, biasanya petani memperbolehkan pelepah diambil karena akan mempercepat pembuahan, setelah dibersihkan bagian daun lalu diserut, tahap selanjutnya diikat agar lebih kuat,” terang Emiana saat ditemui Cendana News, Selasa (28/12/2021).

Emiana menjajakan sapu lidi dari kelapa sawit ke sejumlah kantor pemerintah hingga permukiman warga. Harga satuan mulai p10.000 hingga Rp15.000, dan dalam sehari bisa laku sepuluh ikat. Sekali berjualan dengan cara menggendongnya memakai jarik ia bisa membawa sebanyak 25 ikat.

Kreasi dari lidi kelapa sawit sebut Emiana jadi harapan untuk menggantungkan hidup. Ia mengaku saat ini sulit mendapat pekerjaan sehingga memilih memproduksi sapu lidi kelapa sawit.

Lihat juga...