SDN Beji 4 Kota Depok Gelar Vaksinasi Covid-19 Peserta Didik

“Kita dari pihak sekolah hanya menyiapkan dan melaksanakan dengan pihak-pihak terkait,” imbuhnya seraya mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di SDN Beji 4 penyelenggaranya dari Polsek Beji bekerja sama dengan Puskesmas Depok Utara, dan melibatkan mahasiswa untuk membantu meng-input data.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Depok Utara dr. Meri Safriani, mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun digelar di sekolah bertujuan agar tersentralisasi. “Di wilayah Kecamatan Beji ada 12 sekolah yang menjadi sentra vaksinasi Covid-19,” imbuhnya.

Dengan upaya jemput bola ini, ia berharap target vaksin anak tercapai. Selain itu, harap dr Meri, dengan digelarnya vaksinasi Covid-19 bagi peserta didik di SD, sasaran vaksin anak bulan Desember bisa maksimal, dan pandemi ini segera berakhir.

Kembali KBM di Sekolah

Dengan telah divaksinnya para peserta didik, Ika berharap ini efektif bagi kesehatan anak-anak, dan dapat menjaga kekebalan tubuh terhadap adanya pandemi Covid-19, sehingga proses belajar ke depan dengan adanya vaksinasi diharapkan bisa kembali tatap muka di sekolah.

“Karena dengan belajar tatap muka kita bisa berinteraksi dengan siswa. Kemudian segala kesulitan dalam belajar bisa langsung dibicarakan. Sedangkan kalau secara online, itu mungkin banyak kelemahannya, terutama dari sisi kegiatan belajar siswa itu sendiri di rumah,” bebernya.

Ika melanjutkan, bagi orangtua yang peduli, proaktif terhadap belajar anak dan ingin anaknya memiliki pengetahuan, mungkin mereka menunggui anaknya belajar.

“Tapi ada juga, kita tidak memungkiri orangtua yang ingin anaknya cuma dapat nilai. Artinya, anaknya dapat nilai besar, tetapi orangtua yang mengerjakan. Sedangkan ketika kita konfirmasi di sekolah, ketemu ternyata anaknya belum bisa,” imbuhnya.

Jadi, dengan vaksinasi Covid-19 yang menyasar kepada para peserta didik diharapkan pada gilirannya akan lebih membuka peluang bagi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

“Insyaallah membuka peluang untuk terlaksananya PTM dengan lancar ke depannya. Dan, mungkin rasa khawatir kita pun berkurang kalau anak sudah punya kekebalan. Tetapi, kita tetap harus waspada dan taat prokes,” harapnya.

Menurut Ika, vaksinasi juga menjadi salah satu upaya dalam mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Dengan adanya vaksin, sehingga diharapkan anak-anak kebal terhadap Covid-19 atau tertangkal.

“Dan kami pun di sekolah, selalu siap dengan sarana prokes pada PTM (terbatas – red.) yang telah berjalan juga, seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan sarana lainnya,” tandasnya.

Ditemui terpisah, Muhaimin Natanegara, salah satu siswa Kelas VI A SDN Beji 4, mengaku senang telah divaksinasi Covid-19 di sekolahnya. Dia pun berharap bisa kembali belajar di sekolah. (M. Hidayat)

Lihat juga...