Seorang Pria di Sikka Meninggal Diduga karena Panik Gempa

KUPANG – Seorang pria di Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, EV, meninggal diduga akibat panik saat gempa bumi magnitudo 7,4 di Laut Flores yang dirasakan juga di Kabupaten Sikka, pada Selasa (14/12).

Keluarga korban bernama Ida, saat dihubungi dari Kupang, Rabu, mengatakan saat ini korban sudah di rumah duka untuk didoakan oleh keluarga sebelum dimakamkan.

“Saat ini keluarga sedang berkumpul di rumah duka, dan kepergiannya kemungkinan karena panik” katanya, Rabu (15/12/2021).

Ida menceritakan, bahwa meninggalnya EV itu berawal dari saat korban bersama anak-anaknya menunggu kedatangan istrinya yang sedang berada di sekolah.

Ketika sedang menunggu kedatangan istrinya, kemudian gempa terjadi, korban dan anak-anaknya kemudian panik. Apalagi, di tengah kepanikan itu ia melihat banyak warga yang berlarian keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.

“Korban saat kejadian tetap bertahan di rumah sambil menunggu istrinya. Anak-anaknya sudah keluar rumah menyelamatkan diri,” tambah dia.

Lihat juga...