Tambue Tasa dan Malamang Jadi Warisan Budaya tak Benda Padang Pariaman

PARIT MALINTANG — Dua tradisi budaya asal Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat yakni malamang dan kesenian tambue tasa diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI sebagai warisan budaya tak benda yang disidangkan pada November 2021.

“Malamang dan kesenian tambue tasa ini wajib kita pertahankan dan lestarikan, jangan sampai habis,” kata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur di Parik Malintang, Rabu.

Malamang merupakan proses memasak lemang yaitu makanan yang terbuat dari beras ketan putih dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu. Sedangkan tambue tasa merupakan kesenian yang dimainkan oleh sejumlah pemuda di Padang Pariaman.

Keduanya biasanya digunakan untuk perayaan sedangkan untuk malamang identik dilaksanakan ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia mengatakan melestarikan kebudayaan tersebut juga merupakan tugas yang diberikan oleh pemerintah pusat agar tidak hilang oleh perkembangan zaman.

Ia menyampaikan pihaknya akan terus mempertahankan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Kabupaten Padang Pariaman karena kebudayaan merupakan identitas yang daerah.

Lihat juga...