Tempat Wudhu dan Kamar Mandi Masjid Miftakhul Huda Kini Lebih Bersih

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Masjid Miftakhul Huda di RT 02 kampung Dowaluh, dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul, tampak kurang layak, terutama pada bagian kamar mandi dan tempat wudhu. 

Selain tampak kumuh dan kusam, kamar mandi masjid yang terletak di tengah permukiman warga desa ini juga tak memiliki jamban. Sejumlah keran pada tempat wudhu masjid juga rusak dan bocor.

Kondisi memprihatinkan itu tentu saja menjadi hal yang sangat disayangkan warga, khususnya para jemaah masjid. Pasalnya, selama ini mereka tidak bisa memanfaatkan fasilitas masjid tersebut secara maksimal.

Namun beruntung, pada awal November 2021 lalu Yayasan Damandiri melaksanakan program sosial berupa renovasi rumah ibadah masjid dan musala di seluruh desa binaannya, termasuk di antaranya desa Trirenggo. Sehingga lewat program ini, kondisi masjid Miftakhul Huda bisa diperbaiki menjadi lebih baik.

Melalui KUD Gemah Ripah Trirenggo, Yayasan Damandiri menyalurkan dana mencapai Rp3,5 juta untuk merenovasi Masjid Miftahul Huda. Selain membuat saluran jamban dan kamar mandi, mengganti seluruh keran tempat wudhu yang rusak, Yayasan Damandiri juga merehab total fasilitas masjid tersebut.

Tempat wudhu Masjid Miftakhul Huda di RT 02 kampung Dowaluh, dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul, Yogyakarta, sebelum direnovasi. –Ist.

Dinding dan lantai kamar mandi maupun tempat wudhu yang sebelumnya hanya berupa tembok semen biasa, diperbaharui dengan menggunakan keramik. Termasuk juga pada bak tampungan air kamar mandi tersebut.

“Kondisi masjid sebelum ada renovasi tampak kotor dan belum sempurna, namun kini setelah mendapat bantuan renovasi menjadi cukup bersih dan lebih layak untuk dimanfaatkan,” ujar Takmir Masjid Miftahul Huda, Sunarto.

Mewakili masyarakat setempat, Sunarto pun menyampaikan terima kasih kepada yayasan yang didirikan oleh HM Soeharto tersebut, serta KUD Gemah Ripah yang telah membantu renovasi masjid di kampungnya.

Ia juga berharap, agar ke depan bantuan tersebut tak hanya sebatas pada fasilitas kamar mandi dan tempat wudhu saja, namun juga ke bagian utama masjid.

“Saat ini kita juga sedang merenovasi serambi masjid dan baru mencapai 70 persen. Masih kurang keramik dan finishing. Jika berkenan, yayasan maupun koperasi bisa turut membantu, karena ini akan sangat bermanfaat bagi warga. Namun demikian, atas bantuan renovasi kamar mandi dan tempat wudhu kemarin, kami pengurus mengucapkan banyak terima kasih. Semoga Yayasan Damandiri dan Koperasi Gemah Ripah bisa berkembang terus,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri menjalankan program renovasi masjid dan musala di Desa Trirenggo, Bantul, pada awal November 2021. Terdapat 1 masjid serta 3 musala yang menerima program renovasi rumah ibadah dari Yayasan Damandiri ini.

Keempat masjid dan musala tersebut tercatat menerima bantuan berupa renovasi toilet dan tempat wudhu secara menyeluruh, dengan total anggaran mencapai Rp13.213.500. Dilaksanakan Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul, program bantuan renovasi ini merupakan bagian upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sejak 2017, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML).

Lihat juga...