Yayasan Damandiri Renovasi Total Musholla Moseum Memorial HM Soeharto di Kemusuk

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Lewat program renovasi masjid dan mushola di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), Yayasan Damandiri yang merupakan yayasan bentukan Pak Harto, melakukan perbaikan total Musholla Moseum Memorial HM Soeharto, di Argomulyo, Sedayu Bantul, pada November 2021 lalu.

Renovasi ini dilakukan mengingat sejak pertama kali didirikan tahun 2014 lalu, Musholla Moseum Memorial HM Soeharto yang terletak di dusun Kemusuk, tempat kelahiran Presiden RI ke 2 HM Soeharto, belum pernah direnovasi sama sekali. Sehingga sejumlah fasilitas diketahui mengalami kerusakan.

Kepala Moseum Memorial HM Soeharto, sekaligus Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo selaku pelaksana program DCML di Argomulyo, Gatot Nugroho, mengatakan renovasi Musholla Moseum Memorial HM Soeharto ini dilakukan dengan memanfaatkan dana Yayasan Damandiri sebesar Rp28.800.000,.

Renovasi meliputi perbaikan menyeluruh di bagian musholla masjid maupun toilet dan tempat wudhu. Di antaranya adalah perbaikan atap mushola, toilet dan tempat wudhu, pengecetan total seluruh bangunan, penggantian AC, penggantian seluruh lampu, saluran pipa air, pompa air hingga kran tempat wudhu, dan sejumlah keramik yang rusak.

“Sejak dibangun tahun 2014, musholla ini belum pernah direnovasi. Sehingga beberapa bagian mengalami kerusakan. Mulai dari atap yang bocor, cat yang mengelupas, keramik yang pecah, dan sebagainya. Sehingga tak jarang hal ini dikeluhkan oleh para pengunjung Moseum,” ungkapnya, Kamis (09/12/2021).

Sebagai pengelola Moseum Memorial HM Soeharto, Gatot mengaku banyak berterimakasih pada pihak Yayasan Damandiri. Ia menilai adanya renovasi ini sangat bermanfaat bagi Moseum Memorial HM Soeharto, yang selama ini menjadi tempat tujuan bagi warga masyarakat untuk mengenang dan mengenal sosok Presiden kedua RI HM Soeharto, khususnya di wilayah Yogyakarta.

“Dengan renovasi ini, kini fasilitas Mushola Moseum menjadi lebih nyaman untuk digunakan beribadah. Khususnya bagi para pengunjung. Karena itu dengan ini kami selaku pengelola mengucapkan banyak terima kasih pada pihak Yayasan Damandiri,” ungkapnya.

Kepala Moseum Memorial HM Soeharto, sekaligus Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo selaku pelaksana program DCML di Argomulyo, Gatot Nugroho. Foto: Jatmika H Kusmargana

Sebagaimana diketahui, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, Yayasan Damandiri, melakukan upaya pemberdayaan di 15 desa yang tersebar diberbagai daerah sejak tahun 2017 lalu. Salah satu program pemberdayaan tersebut dilakukan di DCML Argomulyo, Sedayu, Bantul yang merupakan desa asal kelahiran Presiden RI ke 2 HM Soeharto.

Selain melakukan pemberdayaan ekonomi dengan mendirikan koperasi serta sejumlah unit usaha, melalui program DCML ini, Yayasan Damandiri, juga tak henti melakukan upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa Argomulyo. Lewat berbagai upaya pemberdayaan inilah diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat.

Lihat juga...