Cornejo Menangi Etape 9 Wadi Ad Dawasir Arab Saudi

JAKARTA – Jose Ignacio Cornejo mengklaim kemenangan etape keduanya di Reli Dakar tahun ini setelah mencatatkan waktu tercepat di etape 9 di Wadi Ad Dawasir, Arab Saudi, Selasa, saat Matthias Walkner menjadi pemuncak klasemen baru.

Pebalap tim Honda itu unggul satu menit 26 detik dari juara bertahan Kevin Benavides, yang membawa motor KTM-nya finis runner-up setelah menyelesaikan special stage sejauh 287km dengan rute memutar di Wadi Ad Dawasir.

Ricky Brabec menambah selebrasi untuk Honda di podium setelah finis satu menit 47 detik dari rekan satu timnya, demikian laman resmi Dakar.

Sementara itu, Walkner dari tim KTM menjadi pemuncak klasemen baru setelah finis keempat (+2’06”) dan Sam Sunderland kembali tergeser dari puncak setelah sang pebalap tim GasGas kehilangan waktu berharga sebagai pembuka jalan di etape hari ini.

Sunderland kini terpaut dua menit 12 detik dari Walkner, sedangkan Adrien Van Beveren di peringkat tiga dengan jarak tiga menit 36 detik.

Pablo Quintanilla menjadi pebalap Honda dengan posisi tertinggi di peringkat empat (+4’41”), dan Benavides perlahan-lahan memangkas jaraknya menjadi 10 menit 22 detik dari pemuncak klasemen di peringkat lima.

Menjadi pemuncak klasemen dengan tiga etape tersisa, Walkner berusaha tetap optimis, meski gap dari rival terdekat di lima besar tak terlalu signifikan.

“Hari ini saya tidak membuat kesalahan dan saya sangat senang dengan cara berkendara saya,” kata Walkner, yang juga juara Dakar 2018 itu.

“Sangat sulit bicara soal keunggulan ini karena pada hari pertama Anda bisa kehilangan 40 menit dan juga pada hari terakhir, jadi saya kira tujuan utamanya adalah jangan pernah membuat kesalahan besar”.

“Sepertinya ini akan sangat-sangat ketat. Benar, banyak kompetitor memiliki peluang untuk memenanginya atau tetap berada di podium… Tapi seperti yang kita tahu, satu catatan atau satu kesalahan bisa mengubah segalanya. Jadi, kami akan tetap mencoba dan fokus serta melihat ke depan.”

Sementara itu Sunderland, juara Dakar 2017, akan berupaya menyerang dan merestorasi defisit waktunya di tiga hari terakhir.

“Cukup sulit membuka etape ini, khususnya di gunung pasir karena sinar mataharinya cukup parah, dan Anda tak bisa melihat di mana turunannya… Saya mencoba tetap fokus dengan navigasi saya dan hari ini cukup sulit,” kata Sunderland.

“Dakar seperti itu. Setiap harinya makin dekat dengan akhir. Kami akan mencoba yang terbaik dan mencoba tetap akurat dengan roadbook… Kita lihat bagaimana kami di akhir nanti.”

Sementara itu, juara Dakar dua kali Toby Price dari tim KTM menghuni peringkat 11 dengan margin 35 menit 14 detik, diikuti runner-up tahun lalu Brabec di peringkat 12 dengan 40 detik berselang.

Etape 10 akan menempuh rute Wadi Ad Dawasir ke Bisha dengan special stage sejauh 375km. (Ant)

Lihat juga...