Dermaga Mentaya Seberang di Kotim, Perlu Pembenahan

SAMPIT – Kondisi Dermaga Mentaya Seberang di Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terjadi kerusakan pada beberapa bagian dan terlihat tampak kusam sebagai ikon Kota Sampit.

“Kondisinya mulai banyak rusak. Dari jauh juga terlihat kusam seolah tidak terawat, padahal ini bisa dikatakan salah satu ikon Sampit. Ini ibaratnya sama juga fungsinya dengan gerbang masuk Sampit dan wajah Sampit yang pertama dilihat orang, ketika tiba menggunakan kapal,” kata Didin, warga Sampit, Kamis (6/1/2022).

Dermaga tersebut berseberangan dengan ikon patung Jelawat dan Pelabuhan Sampit. Meski letaknya di seberang pusat kota, namun dermaga ini dinilai menjadi salah satu ikon Sampit karena akan menjadi perhatian penumpang yang tiba menggunakan kapal laut.

Keberadaan tulisan besar “Selamat Datang di Sampit” yang ada pada bagian atas dermaga, membuat dermaga yang terbuat dari kayu ulin ini selalu menjadi perhatian penumpang. Dermaga ini menjadi simbol sambutan masyarakat Kotawaringin Timur terhadap setiap orang yang tiba di daerah ini, khususnya yang datang melalui kapal laut.

Bagi warga yang sedang menikmati wisata susur sungai, dermaga ini menjadi salah satu tempat favorit sebagai latar berswafoto, karena menjadi salah satu bukti kuat mereka pernah berkunjung ke Kota Sampit.

Sayangnya, saat ini kondisi dermaga tersebut mulai rusak dan kusam. Kondisi ini dinilai justru menyuguhkan pemandangan pertama yang kurang mengesankan bagi tamu yang melihatnya.

Saat malam hari, kondisinya yang kurang penerangan juga rawan disalahkan untuk kegiatan-kegiatan negatif seperti mabuk-mabukan. Ini membuat keberadaan dermaga ini dikhawatirkan akan membawa dampak kurang baik bagi masyarakat jika semakin tidak terurus.

Lihat juga...