Kabupaten Halmahera Utara Diguncang Gempa bumi Magnitudo 5,5

TERNATE — Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, pada Senin (10/1) pukul 06.59 Wit dengan lokasi gempa berada 1. 49 LU,127. 85 BT atau 5 kilo meter Barat Daya Tobelo.

“Gempa dengan kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas III Ternate, Andri Wijaya di Ternate, Senin.

Menurut dia, gempa bumi bermagnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara pada Senin, 10 Januari 2022 pukul 06 : 59 Wit. Lokasi gempa berada di 1: 49 lintang utara, 127. 85 bujur timur atau 5 kilo meter barat daya Halmahera Utara dengan kedalaman 10 kilometer.

Dia menjelaskan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5  di Halut itu merupakan jenis gempa bumi yang terjadi akibat adanya pergerakan sesar aktif dengan gerakan mendatar dan umumnya terjadi di darat.

Gempa bumi ini dirasakan warga yang berada di Kota Tobelo, Galela dan sekitar daerah di Kabupaten Halmahera Utara dengan getaran empat IMM, sementara Kota Sofifi dan Kota Ternate dirasakan III IMM, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kepala BMKG Ternate mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Halut untuk tetap tenang dan tidak panik bila terjadi gempa bumi, segera melakukan evakuasi mandiri.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Halmahera Utara melaporkan gempa bumi hari Senin (10/1) sekitar pukul 06.59 Wit dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengakibatkan 57 rumah warga dan empat unit fasilitas umum rusak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Halut Heni Toga dikonfirmasi terpisah menyatakan gempa di Kabupaten Halmahera Utara pada Januari 2022 dan berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, rumah warga yang terdampak gempa di Halut sebanyak 57 unit rusak dan fasilitas umum 4 unit mengalami kerusakan,” katanya.

Ia merinci dari 57 rumah yang rusak, 34 unit diantaranya rusak ringan, 18 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat ditambah 4 fasilitas umum dan rumah ibada,  seperti 3 unit rumah ibadah rusak ringan dan satu unit Kantor Desa Kusuri rusak ringan

Sedangkan kerugian materiil belum bisa ditaksir, karena saat ini tim BPBD masih melakukan pendataan di lapangan. [Ant]

Lihat juga...