Kafe di Madiun Langgar Prokes, Ditutup

Ia menjelaskan, sanksi tidak serta merta langsung diberikan. Pihaknya kembali melakukan pemeriksaan mendalam setelah ditemukan pelanggaran saat razia yang dipimpin Wali Kota Madiun Maidi pada malam pergantian tahun baru.

Sunardi menambahkan, kafe tersebut sebenarnya sudah didatangi Tim Satgas Covid-19 tingkat kecamatan untuk diberi peringatan. Tak lama berselang, Wali Kota Madiun Maidi bersama forkopimda mendatangi lokasi tersebut karena menggelar razia dan pemantauan. Wali Kota Maidi memberi teguran kepada pengelola kafe, karena pengunjung melebihi kapasitas 75 persen dan masih buka.

“Sesuai aturan, maksimal memang hanya 75 persen. Tetapi, kemarin sangat padat. Dengan kondisi seperti itu, akan sulit menerapkan protokol kesehatan terutama menjaga jarak,” jelasnya.

Wali Kota langsung mengambil tindak tegas dengan penutupan sementara. Bahkan, orang nomor satu di Kota Madiun itu menginstruksikan penutupan sampai 10 hari.

Sunardi menambahkan, pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi wali kota dan temuan pelanggaran tersebut. Sanksi pelanggaran bisa berupa sanksi administrasi dan denda.

“Untuk menentukan sanksi harus melalui pemeriksaan mendalam. Jadi, tidak serta merta langsung kita jatuhkan sanksi. Ini sebagai pembelajaran bersama agar tempat usaha lain taat aturan,” katanya.  (Ant)

Lihat juga...