KPHP Mukomuko Patroli Cegah Perambahan Hutan

MUKOMUKO – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan akan menggelar patroli untuk mencegah perambahan kawasan Hutan Produksi Air Rami di daerah ini.

“Baru tahun ini kita dapat anggaran untuk menggelar patroli untuk mencegah perambahan kawasan hutan di daerah ini,” kata Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Aprin Sihaloho, dalam keterangannya di Mukomuko, Senin (10/1/2022).

Ia mengatakan, pihaknya akan menggelar patroli di kawasan hutan mulai dari Lubuk Pinang hingga Air Rami, instansinya memprioritaskan patroli di HP Air Rami karena di lokasi itu banyak laporan pembukaan lahan baru untuk sawit.

Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu selesai penganggaran untuk melakukan patroli dalam kawasan hutan produksi dan terbatas yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

“Rencana sekarang ini masih penganggaran, rencananya patroli pertengahan bulan ini, apalagi kalau ada informasi dan laporan perambahan HP Air Rami, karena yang paling marak di hutan wilayah tersebut,” ujarnya.

KPHP setempat selama ini menerima laporan dari masyarakat setempat terkait perambahan kawasan hutan negara, lalu laporan tersebut diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

KPHP setempat meneruskan laporan masyarakat terkait perambahan kawasan hutan daerah ini ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena dinas tersebut yang punya anggaran untuk melaksanakan pengamanan kawasan hutan negara di daerah ini.

Sementara itu, ia mengatakan, instansinya pada 2021 mendampingi Polsek Mukomuko Selatan menangkap sekitar 11 orang warga yang melakukan aktivitas pembukaan lahan untuk sawit di HP Air Rami.

Selanjutnya, ia mengatakan, sebanyak belasan orang ini membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya masuk dalam kawasan HP Air Rami, dan melakukan aktivitas pembukaan lahan untuk sawit.

“Yang ditangkap itu petani, setelah itu mereka membuat surat pernyataan dan kami yakin mereka tidak pernah lagi melakukan aktivitas perambahan kawasan hutan,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...