Pelaksanaan Tradisi Bau Nyale 2022 Masih Dibahas

PRAYA – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengatakan penetapan puncak Bau Nyale akan diputuskan melalui Sangkep Warige yang digelar pada minggu pertama bulan Januari 2022.

“Sangkep Warige penentuan puncak Bau Nyale akan dilaksanakan hari Sabtu 8 Januari di Desa Wisata Ende, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, H Lendek Jayadi di Praya, Senin (3/1/2022).

Ia mengatakan, prosesi Bau Nyale (menangkap cacing laut) yang merupakan tradisi masyarakat Sasak itu, diawali dengan diadakannya Sangkep Warige, yaitu pertemuan para tokoh adat untuk menentukan hari baik (tanggal 20 bulan 10 penanggalan sasak) kapan Nyale keluar.

“Kapan tanggalnya itu tergantung dari hasil sangkap warige,” katanya.

Setelah ada hasil penetapan puncak tradisi Bau Nyale itu akan dibawa ke sangkap besar di Kabupaten, untuk dibahas lebih lanjut tekait dengan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Bau Nyale tersebut.

“Untuk kegiatan Bau Nyale akan dibahas dulu karena ini masih di masa pandemi Covid-19,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan Bau Nyale pada 2022 ini tidak jauh beda dengan 2021 karena dampak pandemi, sehingga kegiatan kemungkinan akan dibatasi untuk menghindari adanya klaster baru Covid-19.

“Lokasinya kemungkinan tidak terpusat, tapi menyebar di wilayah selatan Lombok Tengah,” katanya.

Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Bau Nyale dipastikan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat atau penerapan protokol kesehatan, supaya tidak ada klaster baru yang dapat mengganggu ajang MotoGP pada bulan Maret.

“Pelaksanaan tetap sesuai protokol kesehatan untuk mendukung ajang MotoGP Sirkuit Mandalika,” katanya.

Lihat juga...