Penerimaan Cukai Rokok di Kudus Capai Rp33,92 Triliun

KUDUS – Realisasi penerimaan cukai di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, hingga akhir Desember 2021 mencapai Rp33,92 triliun atau 101,44 persen dari target penerimaan sebesar Rp33,44 triliun.

“Dari realisasi penerimaan sebesar itu, meliputi penerimaan cukai sebesar Rp33,88 triliun dan kepabeanan sebesar Rp40,94 miliar,” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus, Dwi Prasetyo Rini di Kudus, Kamis (6/1/2022).

Ia mengakui, sejak awal optimis bisa mencapai target, meskipun sebelumnya pencapaiannya masih belum mendekati target. Biasanya, menjelang akhir tahun akan ada kenaikan permintaan pemesanan pita cukai serta terjadi lonjakan pembayaran cukai, karena adanya program stimulus nonfiskal berupa penundaan pembayaran cukai tersebut.

KPPBC Kudus sendiri dalam rangka meningkatkan pemasukan, gencar melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal wilayah kerjanya mulai dari Kabupaten Jepara, Kudus, Rembang, Pati dan Blora.

Lihat juga...