Selama Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 1 Jakarta Batalkan 9.000 Tiket

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 9.000 pembatalan tiket pada masa Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kepala Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, pembatalan tiket tersebut karena tidak memenuhi persyaratan sesuai SE Kemenhub Nomor 112, di antaranya tidak memiliki bukti vaksin lengkap untuk usia di atas 17 tahun, atau dosis pertama untuk usia 12 s.d 17 tahun, tidak memiliki berkas hasil negatif RT-PCR bagi anak di bawah 12 tahun atau berkas pemeriksaan antigen negatif untuk usia 12 tahun ke atas.

“KAI Daop 1 Jakarta tetap konsisten menerapkan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI yakni SE nomor 112 yang berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022,” kata Eva dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Eva menjelaskan, rincian pembatalan di Stasiun Pasarsenen sekitar 5.000, di Stasiun Gambir 2.000 dan sekitar 2.000 pemberangkatan dari Stasiun Bekasi, Karawang dan Cikampek.

Menurut dia, penumpang dengan persyaratan tidak lengkap tersebut tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan bea tiket dikembalikan penuh dengan mekanisme pembatalan dilakukan selambatnya 3 hari dari tanggal keberangkatan (H+3).

Proses pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dengan pengembalian tunai di hari yang sama atau melalui Contact Center (CC) 121 dengan proses 14 hari kerja menggnakan sistem transfer bank.

Lihat juga...