14 Polisi Diperiksa Terkait Penembakan Warga Tolak Tambang Parimo

PALU – Propam Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong memeriksa 14 polisi serta mengamankan 13 pucuk untuk keperluan penyelidikan kasus tewasnya seorang warga Desa yang tertembak pada pembubaran pemblokiran jalan di Desa, Sabtu (12/2).

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Didik Supranoto, mengatakan Propam Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong telah memeriksa mereka dan mengamankan 13 pucuk senpi genggam jenis HS.

“Untuk kepentingan penyelidikan, kami amankan belasan pucuk senpi, dan turut diperiksa baik perwira maupun bintara,” kata Didik di Palu, Senin (14/2/2022).

Sebelumnya, polisi mengamankan 59 orang yang melakukan aksi dan pemblokiran jalan. Mereka yang berstatus sebagai saksi tersebut sudah dipulangkan usai pemeriksaan pada hari Minggu (13/2) pagi.

“Polisi akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap aktor intelektual aksi unjuk rasa itu,” kata Didik.

Didik menjelaskan, bahwa aksi yang terjadi pada hari Sabtu (12/2) tersebut tidak mengantongi surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari kepolisian.

Lihat juga...