37.000 Obat Berbahaya Dimusnahkan Kejari Mataram

MATARAM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) memusnahkan lebih dari 37.000 butir obat berbahaya atau yang masuk dalam daftar golongan G (Gevaarlijk).

Pelaksana Tugas Kepala Kejari Mataram Hilman Azazi, di Mataram, Selasa, mengatakan puluhan ribu obat berbahaya tersebut merupakan barang bukti hasil sitaan dari perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

“Jadi pemusnahan ini adalah bagian dari proses hukum terakhir. Setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap, maka kami wajib melaksanakan tahap akhir dalam bentuk pemusnahan barang bukti,” kata Hilman.

Puluhan ribu butir obat berbahaya yang masih dalam kemasan itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Ada tiga jenis yang dimusnahkan, yakni Tramadol, Dextro, dan Trihexyphenidyl.

Selain obat berbahaya, barang bukti hasil sitaan yang turut dimusnahkan antara lain ganja kering sebanyak 1,19 kilogram, sabu-sabu 1,69 kilogram, pil ekstasi 7.000 butir, uang palsu 3.998 lembar dalam pecahan Rp100 ribu.

Lihat juga...