Hadapi Cuaca Ekstrem, ASDP Kupang Berlakukan Sistem Buka-Tutup Pelayaran Feri

KUPANG — PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang memberlakukan sistem buka-tutup terhadap layanan pelayaran kapal feri antardaerah di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menghadapi kondisi cuaca ektrem di laut.

“Pelayanan pelayaran feri kami tutup sementara sejak 18 Januari 2022 namun dalam sewaktu-waktu bisa dibuka dan ditutup kembali disesuaikan dengan kondisi cuaca,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Ardhi Ekapaty ketika dihubungi di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan perkembangan pelayanan kapal feri antardaerah di NTT yang sebelumnya ditutup akibat cuaca ekstrem.

Ekapaty menyebutkan sejumlah lintasan feri yang ditutup akibat cuaca aktrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi sepertt Bolok Kabupaten Kupang-Rote, Bolok-Sabu Raijua, Bolok-Kalabahi, Bolok-Lembata, Bolok-Larantuka, dan Bolok-Ende.

Hanya pelayaran feri jarak dekat pada rute Bolok-Hansisi Pulau Semau yang masih tetap beroperasi sesuai jadwal, katanya.

“Dalam perjalanan rute-rute yang ditutup sementara itu dibuka kembali ketika situasi cuaca di lapangan sudah membaik,” katanya.

Lihat juga...