Hingga Februari 2022 Tercatat 24 Kasus DBD di Kabupaten Flores Timur

KUPANG — Pemerintah Kabupaten Flores Timur di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, mencatat sebanyak 24 kasus serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah setempat sejak memasuki tahun 2022.

“Sejak Januari hingga Februari ini tercatat ada 24 kasus DBD yang menyerang warga Flores Timur,” kata Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli ketika dikonfirmasi dari Kupang, Jumat.

Jumlah kasus DBD, kata dia meningkat cukup signifikan dari Januari 2022 yang tercatat hanya dua kasus penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Kasus DBD tersebut tersebar pada sejumlah kecamatan di antaranya Adonara Timur, Kelubagolit, Ile Boleng, Solor Selatan, Wulanggitan, Ile Mandiri, dan Lewolema.

“Upaya pengobatan ke para pasien sementara berjalan sekaligus melokalisir agar tidak meluas,” katanya.

Lihat juga...