Kapolda Sampaikan Ada 52 Titik Rawan Konflik di Maluku

“Jangan menganggap konflik yang sering terjadi di Maluku sebagai suatu hal yang biasa. Apabila terjadi konflik sosial, maka bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan TNI Polri, tetapi semua stakeholders memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing sebagaimana termaktub dalam UU PKS.

Ia mengajak bupati dan stakeholders lainnya agar bersama-sama menyikapi persoalan tersebut secara serius.

“Kita masih punya tanggung jawab besar dalam pemulihan konflik Kariuw ini,” tuturnya.

Hal itu disampaikan Kapolda dalam pertemuan dengan Forkopimda Malteng, di antaranya Bupati, Komandan Distrik Militer (Dandim), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kapolres, dan Sekretaris Daerah (Sekda), di Llantai 3 Kantor Bupati Masohi, Maluku Tengah. (Ant)

Lihat juga...