Seorang Warga Negara Timor Leste Dideportasi Imigrasi Atambua

KUPANG — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mendeportasi seorang warga negara (WN) Timor Leste bernama Isabel Mandonca Araujo karena melanggar aturan keimigrasian Indonesia.

Kepala Kantor Imigrasi Atambua K.A. Halim dari Atambua, Rabu sore, mengatakan bahwa WN Timor Leste itu adalah seorang biarawati yang lama tinggal di Indonesia atau “overstay”.

“Yang bersangkutan lama sekali tinggal di Indonesia atau overstay selama tiga tahun,” katanya.

Halim mengatakan bahwa saat diperiksa dan dimintai keterangan kenapa tak membuat perpanjangan izin tinggal, biarawati tersebut beralasan bahwa acara ritual di rumah keluarganya tidak bisa membuat dirinya keluar rumah untuk memperpanjang izin tinggal.

Akibat melanggar aturan keimigrasian tersebut, katanya, Suster Isabel dikenai Pasal 78 ayat 3 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Proses pendeportasian, ujar dia, dilakukan melewati jalur darat, yakni melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain.

“Proses pendeportasian berjalan lancar karena memang kita sejauh ini selalu bekerja sama dengan Imigrasi Timor Leste,” ujar dia.

Ia mengatakan selama Januari hingga Februari 2022 sudah ada tiga WNA yang menjalani proses deportasi dari Atambua, yakni dua orang warga negara Timor Leste dan satu orang warga negara China.

Untuk WN China sendiri merupakan pelaku penyelundupan handphone yang sebelumnya ditahan di Lapas Atambua selama dua tahun. [Ant]