Begini Cara Presiden Soeharto Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Admin

Presiden Soeharto saat acara Temu Wicara dengan Mahasiswa Peserta Kursus Manajemen Koperasi Kopindo di Tapos (29/5/1994). -Tangkapan Layar YouTube HM Soeharto

Operasi-operasi pasar dipergunakan untuk menetralisasi kelangkaan pasokan dan lonjakan harga-harga.

Ketiga, mempersiapkan pengusaha-pengusaha binaan untuk sewaktu-waktu melakukan intervensi pasar mengatasi kelangkaan kebutuhan bahan pokok.

Pengusaha-pengusaha ini yang harus menyediakan kebutuhan bahan pokok yang langka dalam waktu cepat.

Juga dengan harga yang tidak memberatkan masyarakat sesuai standar harga dari pemerintah.

Pengusaha-pengusaha ini harus loyal pada kebijakan negara, dan mampu menerabas hambatan-hambatan formalisme kepabeanan antarnegara.

Ketika pengusaha tidak loyal, maka akan berhadapan dengan ketegasan negara.

Sebagai kompensasi kerugian pengusaha karena tidak bisa memperoleh keuntungan maksimal, Presiden Soeharto memberikan konsesi bisnis di sektor-sektor lain kepada sejumlah pengusaha binaan tersebut.

Yang terpenting, rakyat tidak terbebani dalam pemenuhan kebutuhan pokoknya.

Secara sederhana, pemerintahan era Presiden Soeharto mampu mengarahkan oligarki untuk sejalan dengan kebijakan negara. Sehingga, rakyat terlindungi dari gejolak harga-harga kebutuhan pokok.

Lihat juga...