KKP Terapkan Teknologi Berbasis Satelit Awasi Penangkapan Ikan

Editor: Koko Triarko

JAKARTA, cendananews.com  – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pihaknya akan mengawal ketat program penangkapan terukur melalui pengawasan berbasis teknologi.

Hal tersebut untuk memastikan praktik kecurangan dan penangkapan berlebih (overfishing) tidak terjadi.

“Ada teknologi satelit dan kapal pengawas di setiap zona dan terkoneksi dengan pesawat pemantau (air surveillance),” kata Menteri Trenggono kepada  awak media di Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Menurut dia, dengan begitu tidak ada praktik penangkapan ikan yang melebihi kuota.

Trenggono menjelaskan, teknologi tersebut memiliki kemampuan mendeteksi praktik penangkapan ikan secara ilegal. Bahkan mampu mendeteksi sampah di laut.

Ia berharap teknologi pemantauan berbasis teknologi tersebut mulai bisa beroperasi tahun ini. Berbarengan dengan penerapan penangkapan ikan terukur dengan pemantauan berbasis satelit.

“Sekarang ini kami masih dalam tahap mengembangkannya melalui proses trial. Harapannya tahun ini sudah bisa diterapkan,” jelas Menteri Trenggono.

Menurutnya, penerapan penangkapan ikan terukur dengan pengawasan yang ketat merupakan komitmen KKP untuk melaksanakan tata kelola perikanan yang berkelanjutan.

Menteri Trenggono juga menampik anggapan, bahwa penangkapan ikan terukur ini bersifat eksploitatif.

Lihat juga...