MUI : Kode Etik Dibutuhkan Karena Politik Sudah Merambat dalam Kehidupan Umat

JAKARTA, Cendana News – Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis merekomendasikan perumusan kode etik politik oleh MUI mengingat kontestasi lima tahunan dan gejala politisnya sudah merambat dalam kehidupan umat.

“Kita paham ekses perpolitikan di masa lalu yang hingga saat ini masih kita rasakan dapat membelah ukhuwah kita. Untuk itu, MUI perlu menjadi himayatul ummah dan riayatud daulah,” ujar KH.Cholil Nafis, dalam acara Serasehan Kode Etik Ukhuwah Islam dalam Bidang Politik, di kantor MUI Pusat, Jakarta yang digelar offline dan virtual, Rabu (29/3/2022).

KH Cholil mengatakan, perumusan kode etik tidak hanya berjibaku dengan norma halal-haram terhadap suatu tindakan politis. Tapi meliputi tindakan etis, di mana letak kelayakan dan kesantunan kita dalam konteks persaudaraan.

“Kedamaian dan kehangatan bernegara tidak akan pernah terbina jika masalah politik dapat merusak tatanan ukhuwah,” tegasnya.

Lihat juga...