Polri Rangkul KPPU untuk Telusuri Mafia Migor yang Masih jadi Misteri

Cendana News, JAKARTA – Sejumlah media terkemuka menulis berita tentang tidak adanya kelanjutan dari pernyataan Menteri Perdagangan M. Lutfi tentang mafia minyak goreng.

Sebelumnya, Menteri Lutfi mengungkapkan, langka dan tingginya harga minyakk goreng selama beberapa bulan disebabkan permainan mafia minyak goreng.

Para mafia itu, kata dia, menyelundupkan minyak goreng yang mestinya menjadi konsumsi masyarakat ke industri-industri, bahkan hingga ke luar negeri.

Menurut Lutfi, ia bersama Satuan Tugas Pangan Polri terus menelusuri keberadaan para mafia tersebut. Mendag sempat berjanji, calon tersangka mafia minyak goreng akan diumumkan Senin pekan lalu (21/3/2022).

Lutfi juga mengaku telah memberikan data terkait praktik mafia minyak goreng tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri agar dapat diproses hukum.

Dalam Rapat di DPR (24/3/2022), Dirjen Perdagangan dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan, mengatakan, belum diumumkannya tersangka mafia minyak goreng lantaran pihak kepolisian menilai belum cukup bukti. Padahal, Kemendag menilai bukti sudah cukup.

Mabes Polri memang menyatakan, masih terus mengusut dugaan mafia minyak goreng yang menyebabkan pasokannya sulit didapat masyarakat hingga harganya yang melambung tinggi. Polri telah merespons keberadaan nama-nama mafia minyak goreng yang sebelumnya telah disampaikan Menteri Lutfi.

Lihat juga...