Ratusan Buruh di Kota Bekasi Gelar Aksi Kawal Revisi Permenaker JHT

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Gabungan Buruh dari Federasi Serikat Buruh Demokrasi Indonesia (FSBDSI) dan Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kota Bekasi, menggelar aksi orasi di depan kantor Pemkot Bekasi, Jamaostek dan Gedung DPRD, jalan Khairil Anwar, Selasa 1 Maret 2022.

Aksi tersebut dalam rangka mengawal instruksi Presiden Jokowi soal Permenaker nomor 2 tahun 2022, tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

Mereka mendesak aturan terkait JHT yang baru bisa dicairkan pada umur 56 tahun dihapuskan.

“Kami mengawal sampai dicabut dan dibatalkan Permenaker No.2 Tahun 2022,” kata Seipudin, Ketua DPC FSBDSI Kota Bekasi, di sela aksi di Kantor DPRD Kota Bekasi, Selasa 1 Maret 2022.

Aksi long march gabungan Buruh di Kota Bekasi tersebut digelar di empat tempat, seperti Pemkot Bekasi, Disnaker, Jamsostek dan DPRD Kota Bekasi.

Buruh melakukan konvoi dengan long march menggunakan sepeda motor dan 1 unit mobil komando yang dilengkapi sound sistem pengeras suara.

Aksi tersebut dikawal ketat personel gabungan TNI dan Polri dari Polrestro Bekasi Kota bersama Satpol PP Kota Bekasi.

Saat aksi di depan Kantor DPRD Kota Bekasi, massa buruh diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menampung aspirasi Buruh tersebut terkait JHT.

Sardi Effendi mengatakan, aksi buruh dalam aspirasinya menyampaikan untuk mencabut dan menolak Permenaker nomor 2 tahun 2022, tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

“Karena tak sesuai dengan kesjehateraan buruh, sehingga mereka meminta dikembalikan ke aturan lama, ” ungkap Sardi, usai menerima perwakilan Buruh.

Lihat juga...