Budidaya Rumput Laut di Lamsel Serap Tenaga Kerja Wanita

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG, Cendana News – Komoditas rumput laut menjadi sektor usaha perikanan di Lampung Selatan yang menjanjikan keuntungan. Bahkan, mampu menyerap banyak tenaga kerja wanita.

Amran Hadi, ketua kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Komoditas Rumput Laut dan Kerang Hijau Sinar Semendo 1, mengaku membutuhkan tenaga kerja wanita saat hendak memulai budidaya rumput laut.

Dia membutuhkan tenaga kerja wanita untuk mengikatkan bibit-bibit rumput laut di sepanjang lajur.

Dia mengaku memiliki 500 lajur, dan untuk menghemat modal dia menggunakan tali plastik rafia ketimbang tali tambang.

Harga tali tambang sepanjang 200 meter mencapai Rp100.000, sedangkan tali rafia dengan ukuran yang sama hanya Rp18.000.

Sejumlah perempuan bertugas mengikat bibit rumput laut varieta spinosum atau rumput laut.

“Pemilik usaha budidaya rumput laut membutuhkan puluhan pekerja pengikat bibit,” kata Amran Hadi, Selasa (26/4/2022).

Menurut Amran Hadi, masa tanam rumput laut varietas spinosum membutuhkan waktu 20 hari.

Selain untuk mengikatkan bibit rumput laut pada lajur, tenaga kerja wanita juga dibutuhkan untuk proses pelepasan rumput laut.

Lihat juga...