GP Ansor Sleman: Gerakan Masif Lemahkan Ideologi Negara Makin Nyata

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA, Cendana News – Ketua GP Ansor kabupaten Sleman Ariyanto Nugroho, mengatakan gerakan masif untuk melemahkan idelologi negara saat ini makin nyata terasakan.

Dia pun menyatakan, antisipasi terhadap munculnya gerakan masif melemahkan ideologi negara tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

Ariyanto Nugroho menyampaikan hal itu usai kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor di Ngemplak, Sleman, Jumat (13/5/2022) sore.

Menurut Ariyanto, pemahaman terhadap agama yang terus berkembang akibat pengaruh serapan informasi dari luar telah memunculkan tafsir yang berbeda-beda.

Pola kehidupan beragama seperti itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah umat Islam.

“Ini menjadi tantangan terbesar kita saat ini. Sehingga kewajiban kita adalah menjaga sekaligus menjelaskannya kepada masyarakat,” kata Ariyanto.

Sementara itu, kegiatan PDK GP Ansor Sleman bertujuan untuk membentuk kader-kader yang memiliki wawasan yang terbuka.

Sebanyak 125 peserta dari berbagai daerah mengikuti PDK yang kali ini mengangkat tema ‘Optimalisasi Kader Ansor Dalam Menciptakan Kader Berkualitas’.

Arianto berharap, melalui PKD ini akan muncul kader-kader GP Ansor yang menjunjung tinggi Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Dan, berpegang teguh pada keutuhan NKRI sebagaimana tujuan pendirian NU.

Karena itu, menurutnya materi dalam PKD tidak jauh dari hal-hal tersebut.

Dia menekankan, bahwa setiap peserta harus memiliki semangat mengembangkan Islam yang moderat.

“Islam yang toleran dan Islam yang rahmatan lil alamin,” pungkasnya.

Lihat juga...