Jembatan Legendaris Era Soeharto 1: Jembatan Barito Jadi Landmark

YOGYAKARTA, Cendana News – Presiden ke-2 RI HM Soeharto dijuluki sebagai Bapak Pembangunan Indonesia.

Masyarakat Indonesia memberikan julukan itu karena prestasi Presiden Soeharto dalam membangun bangsa ini.

Tidak hanya di bidang swasembada pangan, Presdien Soeharto juga memiliki segudang prestasi di bidang infrastruktur.

Mulai dari jalan tol, jembatan, terminal, stasiun, bandara, waduk, hingga pembangkit listrik dan sebagainya.

Di sektor transportasi darat, sulit menghitung berapa banyak jembatan yang dibangun di Zaman Presiden  Soeharto ini.

Namun setidaknya ada sejumlah jembatan besar yang melegenda, sehingga lekat di ingatan masyarakat luas.

Berikut ini beberapa jembatan legendaris itu yang dirangkum dari berbagai sumber.

Jembatan Barito

Merupakan jembatan yang melintang di atas Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.

Secara administratif, Jembatan Barito berada di wilayah Kabupaten Barito Kuala, dan berjarak 15 km dari Kota Banjarmasin.

Jembatan ini memiliki panjang 1.082 meter dan lebar 10,37 meter. Melintasi Sungai Barito selebar 800 meter dan Pulau Bakut selebar 200 meter.

Terdiri dari jembatan utama sepanjang 902 meter, dan jembatan pendekat sepanjang 180 meter.

Jembatan ini merupakan akses penghubung Jalan Trans Kalimantan dari Banjarmasin menuju ke Palangka Raya, dan sebaliknya.

Ketinggian ruang bebas jembatan utama ini mencapai 15-18 meter, sehingga bisa untuk lalu lintas perairan seperti Kapal Tongkang.

Tipe bangunan atas jembatan ini berupa Jembatan Gantung Sistem Kabel Ganda (Twin Suspension dengan Kabel Ganda).

Sementara tipe bangunan bawah memakai sistem Tiang Pancang Baja.

Lihat juga...